Mengenal Deep Eye, Tool Pentest Canggih Buatan Lokal

Pernahkah Anda membayangkan alat vulnerability scanner yang tidak cuma membabi-buta melempar ribuan payload asal-asalan ke server, melainkan “berpikir” dulu layaknya seorang hacker berpengalaman?

Alat konvensional biasanya kaku: punya daftar kata sandi atau daftar muatan uji (payload), lalu ditembakkan secara brutal sampai memicu blokir WAF (Web Application Firewall). Hasil laporannya? Ribuan temuan palsu (false positives) yang bikin auditor pusing memilah mana yang beneran celah dan mana yang sekadar eror biasa.

Inilah ruang kosong yang coba diisi oleh proyek open source menarik bernama Deep Eye karya Muhammad Zakir Ramadhan (@zakirkun).

Apa Itu Deep Eye?

Secara sederhana, Deep Eye adalah alat uji penetrasi (penetration testing) bertenaga AI yang mengorkestrasi berbagai model bahasa cerdas (LLM) untuk mengidentifikasi celah keamanan secara kontekstual.

Bukan cuma mendukung satu penyedia AI, Deep Eye bisa berganti otomatis (failover) ke lebih dari 11 model AI: mulai dari yang berbasis cloud seperti OpenAI (GPT-4o), Claude, Gemini, Grok, Groq, hingga model lokal yang ramah privasi seperti Ollama dan LM Studio. Jadi, kalau Anda enggan mengirim URL atau skrip sensitif ke server publik, Anda cukup colok model lokal lewat laptop sendiri.

Fitur-Fitur Kunci yang Bikin Beda

Deep Eye bukan sekadar skrip Python pembungkus (wrapper) API AI biasa. Arsitekturnya dirancang matang untuk kebutuhan pengujian dunia nyata:

  1. Context-Aware Payload Generation (Payload Berotak)

    Alih-alih mengirim muatan acak, Deep Eye melakukan fingerprinting teknologi target (misal mengenali web server Nginx, database PostgreSQL, framework Express.js, atau WAF Cloudflare). AI kemudian meracik payload khusus yang disesuaikan dengan lingkungan target tersebut agar efisien dan tidak memicu proteksi keamanan.

  2. 50+ Pemeriksaan Celah Keamanan Modern

    Mencakup celah klasik hingga modern: SQL Injection, XSS, SSRF, perburuan bug otorisasi (IDOR), deep check JWT token, GraphQL, hingga kebocoran rantai pasok JavaScript (supply-chain JS).

  3. Anti False-Positive & AI Triage

    Salah satu momok pentester adalah memilah laporan palsu. Deep Eye memakai AI untuk memverifikasi ulang temuan, merekam bukti otentik (evidence summary), dan membuang duplikasi sebelum laporan dicetak.

  4. Kepatuhan Regulasi Otomatis (Compliance Mapping)

    Setiap temuan celah keamanan langsung dipetakan ke standar industri seperti PCI-DSS v4, SOC2, hingga ISO 27001:2022. Fitur ini sangat menghemat waktu auditor saat menyusun dokumen evaluasi keamanan.

  5. Format Laporan Gaya Bug Bounty

    Bisa langsung mengekspor laporan dalam format Markdown ala HackerOne, PDF, HTML interaktif, JSON, JUnit (buat pipeline CI/CD), hingga SARIF.

  6. Dukungan Natural Language Scope

    Mau membatasi ruang lingkup uji coba? Cukup ketik instruksi santai:

    --scope-nl "only /api/* no /logout host target.com"

    AI akan langsung menerjemahkan batasan tersebut ke aturan scanning.

Cara Pasang dan Menjalankan

Instalasinya ramah pengguna Linux, macOS, maupun Windows:

Bash

# Clone repo
git clone https://github.com/zakirkun/deep-eye.git
cd deep-eye

# Install otomatis (Linux/Mac)
chmod +x scripts/install.sh && ./scripts/install.sh
source .deep-venv/bin/activate

# Atau instalasi pip manual
pip install -r requirements.txt

Saat pertama kali dijalankan, Deep Eye menyediakan panduan interaktif (wizard) untuk mengatur API Key AI Anda di config/config.yaml.

Untuk pengujian dasar, perintahnya sangat ringkas:

Bash

python deep_eye.py -u https://target-resmi-anda.com

Catatan Penting: Kekuatan Besar Butuh Tanggung Jawab Besar

Sebagaimana disclaimer resmi dari pembuatnya, Deep Eye adalah alat bantu uji keamanan yang sah (authorized penetration testing). Gunakan alat ini hanya pada aplikasi yang Anda miliki sendiri atau pada target yang sudah memberi izin tertulis resmi.

Alat ini adalah contoh nyata bagaimana AI generatif bisa dialihfungsikan bukan cuma untuk bikin teks atau gambar, melainkan menjadi asisten teknis cerdas bagi tim DevSecOps, auditor keamanan siber, dan pemburu celah keamanan (bug bounty hunter).

Kunjungi dan dukung repositorinya di GitHub: zakirkun/deep-eye